Akhir-akhir ini kita sedang menyaksikan tontonan yang memperlihatkan dengan gamblang betapa etika, sprotivitas, loyalitas, dan harga diri di masyarakat kita sudah berada di titik nadir. Mereka para elite yang seharusnya mampu mengelola perbedaan sehingga menjadi sinergi untuk sama-sama membangun bangsa malah tanpa malu-malu melakukan hal apa pun demi meraih kekuasaan.Pengelola siaran televisi pasti menyimpan rekaman para tokoh masyarakat kita, yaitu saat mempertontonkan retorikanya dalam menyampaikan prinsip dan sikap mereka dalam upaya meraih simpati dan kepercayaan rakyat saat musim kampanye pemilu legislatif kemarin.
Rapat dengar pendapat antara KPU dan Komisi II DPR yang diselenggarakan senin (4/5) kemarin diramaikan dengan cecaran pertanyaan yang diajukan anggota Komisi II DPR. Wajar, karena KPU dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas PEMILU 2009 ini.

Saya merindukan suatu hari, di mana masjid dipenuhi kaum muslimin. Mereka berusaha pergi ke rumah Allah SWT dengan penuh suka cita, menunggu adzan Subuh dengan penuh kerinduan. Dari belakang muadzin, mereka menjawab lantunan adzan yang berkumandang, penuh penghayatan. Mereka itu berada dalam pertemuan dengan Allah SWT.